Hasil Pencarian

Pencarian

Rabu, 27 Agustus 2008

Kodingareng Sebagai Syarat Kedua Puluh


Liburan telah usai namun tak ada salahnya jika Anda menambah liburan dengan berwisata di pulau Kodingareng. Kemilau pasir putih, warna-warni terumbu karang serta kepakan sayap burung bangau dapat Anda nikmati di pulau ini.


Terdapat banyak gugusan pulau yang menjadi potensi wisata bahari di Makassar, sebut saja, di sekitar Selat Makassar yaitu pada bagian barat Sulawesi, terdapat sekitar 120 pulau kecil yang disebut wilayah dangkalan Spermonde (Spermonde Shelf) yang membentang dari perairan Pangkajene Kepulauan (Pangkep) hingga Selayar. Dari 120 pulau kecil ini, 11 diantaranya menjadi sasaran pengembangan wisata pulau. Kesebelas pulau ini, diklafikasikan lagi menjadi dua yaitu wisata bahari Internasional (Lanjukang, Lae-Lae, Samalona) dan wisata bahari daerah (Kayangan, Kodingareng, Barrang Caddi, Barrang Lompo, Bonetembung, Lumu-Lumu, Kodingareng Keke, Langkai).


Secara umum, luas pulau-pulau tersebut 3 hektare-48 hektare dan berjarak antara 3 mil hingga 18 mil dari pesisir pantai Makassar dan dapat ditempuh dalam waktu 15 menit hingga 4 jam dengan menggunakan speed boat atau perahu bermotor.


Tarif speed boat tentu lebih mahal dua hingga tiga kali lipat daripada perahu kayu. Untuk mencapai pulau-pulau tersebut terdapat tiga dermaga penyeberangan di pesisir Kota Makassar, yaitu Dermaga Pulau Kayangan, Dermaga Persatuan Olahraga Perahu Motor dan Ski Air (POPSA), serta Dermaga Tumbak Kayu Bangkoa.



Kali ini, jalan-jalan akan mengajak Anda ke sebuah pulau yang berjarak 15,05 km dari darat, perjalanan dimulai dari Dermaga Tumbak Kayu Bangkoa yang diapit oleh Hotel Pantai Gapura dan Hotel Makassar Golden. Dengan tarif Rp. 7500 dan dengan perjalanan selama satu seperempat jam, Anda akan dibawa ke Pulau Kodingareng. Penyeberangan ini hanya sekali dalam sehari yaitu pada pukul 11.00 karena dikhawatirkan ombak yang besar diatas pukul 12.00 siang.


Kodingareng berasal dari dua suku kata yaitu Koding yang berarti dua puluh dan Ngareng yang berarti syarat jadi Kodingareng adalah syarat yang kedua puluh. Dahulu kala, pedagang yang berasal dari Gowa dan Bugis Makassar mesti mengambil air dari bungung lompo (sumur besar) yang ada di pulau ini sebelum para pedagang tadi keluar dari kota Makassar dan ini sudah menjadi ketentuan atau syarat yang mesti dipenuhi. Dari legenda inilah, pulau dengan luas 48 Ha ini dinamakan pulau Kodingareng.


Dengan jumlah penduduk sebesar 4.351 jiwa dari 906 KK, pulau ini mengandalkan pasir putih dan terumbu karang yang menjadi potensi sumber daya alamnya. Dari potensi tersebut tak jarang pulau ini dijadikan tempat penelitian ataupun lokasi tujuan pemberdayaan masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari pembangunan bengkel mesin perahu, penyulingan air bersih, penuntasan buta aksara serta hal lainnya yang telah memberikan kemudahan serta peningkatan bagi warga Kodingareng.


Kerukunan serta kekompakan masyarakat Kodingareng dapat dilihat dari kemenangan tim sepak bola Kodingareng melawan tim dari pulau lainnya dalam kejuaran sepak bola Spermonde. Ini merupakan awal yang baik dalam menyambut hari kemerdekaan yang selalu ramai dihiasi oleh kegiatan-kegiatan seperti panjat pinang, balap karung, lomba kelereng atau kegiatan lainnya yang merupakan swadaya dari masyarakat.



Selain Kodingareng Lompo, terdapat satu pulau yang berjarak 6,8 km dari Makassar atau sekitar 40 menit perjalanan. Pulau Kodingareng Keke yang masih menjadi bagian dari pulau Kodingareng, telah sepenuhnya dikembangkan sebagai objek wisata pulau.


Panorama taman laut yang dihiasi oleh terumbu karang dan b



eragam jenis ikan merupakan daya tarik bagi pengunjung untuk menyelam atau sekedar memancing di pulau dengan luas 1000 m2 ini. Bagi Anda yang hanya ingin duduk bersantai di tepi pantai, pasir putih bisa menjadi alas hangat dan burung bangau sebagai teman dalam menikmati terbenamnya sang surya.


Di Pulau mungil ini terdapat Dolphin Resort yang menyediakan 4 cottage, masing-masing 2 kamar yang bisa disewa. Namun, untuk bisa kesana, Anda Anda harus menyewa kapal nelayan kecil yang mudah didapatkan dengan tarif Rp. 300.000,pulang pergi, atau bila Anda berniat untuk menginap, Dolphin Resort menyediakan transportasi jika sebelumnya Anda memberitahu kedatangan Anda.


Melihat potensi yang dimiliki oleh kedua pulau ini, Abbas Makkita selaku lurah Kodingareng berharap kedepannya akan lebih banyak lagi peningkatan yang terjadi di pulau ini khususnya bidang pariwisata. buN

DUNIA FANTASI MATTAMPA, DUFAN MINI DI PUSAT PENGHASIL BANDENG


Dunia Fantasi atau Dufan merupakan surga bermain tidak hanya bagi anak-anak tetapi bagi segala usia. Di arena permainan ini, fantasi masa kecil dapat dengan bebas berkeliaran. Tidak hanya Jakarta yang memiliki Dufan tetapi juga Pangkep yang lebih terkenal sebagai pemasok ikan bandeng.





Bunyi gemericik air ditingkahi suara anak kecil yang terlihat begitu gembira bermain air dengan teman sebayanya merupakan pemandangan yang lazim ditemui di Dunia Fantasi Mattampa Pangkep. Jika Dufan di Taman Impian Jaya Ancol Jakarta hanya diisi dengan berbagai arena permainan yang menguji adrenalin dan ketangkasan, Dufan Mattampa melengkapi arena permainan yang dimilikinya dengan permandian alam layaknya waterboom.


Dunia Fantasi Mattampa terletak di Bungoro Kabupaten Pangkep yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Maros dan Barru. Pusat rekreasi yang dibangun diatas lahan seluas 12 hektar ini dapat ditempuh dengan perjalanan sekitar 2 jam menggunakan kendaraan dari pusat Kota Makassar. Pusat rekreasi ini dikelola oleh Abadi Megah Promosindo yang juga pernah mengelola wisata yang sama di Rengat, Dumai dan Probolinggo. Untuk Sulawesi Selatan sendiri, arena permainan ini merupakan yang pertama dibangun.


Memasuki Dunia Fantasi Mattampa, Anda dan keluarga akan disambut dengan dua buah patung replika kuda putih yang merupakan patung penyambut selamat datang. Warna hijau dari berjenis-jenis pohon yang menyelubungi pusat wisata ini dan hembusan angin semilir menjadi pertanda betapa asrinya Dufan Mattampa. Dari pintu gerbang ini Anda telah mulai dapat mendengar suara riuh rendah pengunjung yang digenapi dengan suara petugas yang terus memperingatkan untuk menjaga keselamatan pengunjung terutama anak-anak.


Dengan membayar retribusi sebesar Rp. 5000,- dan Rp. 1000,- untuk biaya parkir Anda telah dapat memasuki pusat rekreasi ini. Dunia Fantasi Mattampa ini menawarkan berbagai arena permainan yang tentunya dapat menghilangkan penat Anda dan keluarga seperti komedi putar, kincir, bebek-bebek, kereta gajah, dan kereta wisata. Dengan mengeluarkan kocek sebesar Rp. 25.000,- Anda akan mendapatkan tiket terusan yang digunakan untuk menikmati seluruh fasilitas permainan yang disediakan oleh pengelola. Tetapi Anda pun dapat memilih permainan dengan hanya membayar Rp. 5000 untuk setiap fasilitas permainan. Fasilitas permainan ini seluruhnya berdurasi selama lima menit, bila Anda merasa belum puas maka dapat membeli tiket lagi di loket yang telah disediakan.


Jika Anda dan keluarga tidak ingin mengeluarkan dana yang terlalu besar, pengelola menyediakan arena permainan yang dapat dinikmati tanpa mengeluarkan kocek sepeserpun, seperti ayunan, luncuran dan lompat tali. Tetapi tentunya sensasi yang ditawarkan akan berbeda dengan arena permainan yang berbayar.


Setelah puas bermain di arena permainan, Anda dapat menyegarkan badan dengan menceburkan diri di kolam renang yang juga berada di kawasan Dunia Fantasi ini. Untuk menikmati kolam renang ini, pengelola membebankan tarif sebesar Rp.10.000 untuk dewasa dan Rp.5000 untuk anak-anak, serta di luar hari Minggu dan Sabtu terdapat diskon 50 persen khusus pelajar.


Di Dufan Mattampa terdapat dua buah kolam renang yang dikhususkan bagi dewasa dengan kedalaman 4,5 meter dan bagi anak-anak yang dilengkapi shower. Sumber air kedua kolam renang ini diperoleh dari pegunungan Mattampa yang berada di sekitar kawasan tersebut. Jadi soal kejernihan dan kesegaran air tidak perlu diperdebatkan lagi. Kedua kolam renang ini juga difasilitasi dengan permainan air layaknya sebuah waterboom.


Sengatan panas matahari tidak menyurutkan kesenangan sebagian besar pengunjung yang memilih untuk menceburkan diri ke kolam setelah bersenang-senang di arena permainan. Sedangkan, beberapa pengunjung terlihat hanya bersantai disekeliling kolam menikmati hembusan angin sambil mengawasi anak-anak mereka yang asyik berenang. Sebagian lagi terlihat santai bercengkrama dengan keluarga atau teman di gazebo sambil menikmati makanan ringan. Kelaparan setelah berenang ? Anda tak perlu takut akan mengalaminya. Di pusat rekreasi ini terdapat pusat jajanan tradisional yang melengkapi seluruh fasilitas yang ada. Di foodcourt ini dijual berbagai jenis makanan khas Sulawesi Selatan khususnya Pangkep yang dapat Anda nikmati dengan harga yang terjangkau.


Kedepannya, Pemerintah Kabupaten Pangkep akan melengkapi pusat rekreasi ini dengan kebun binatang mini dan mendatangkan berbagai binatang yang tidak terdapat di Sulawesi Selatan, misalnya gajah. Menyadari bahwa sebagian besar pengunjungnya adalah anak kecil maka direncanakan untuk menampilkan atraksi dari badut-badut yang tentunya akan memberikan nilai tambah bagi Dunia Fantasi Mattampa. Le2 (dari berbagai sumber)

Jumat, 22 Agustus 2008

Anjungan Pantai Losari disulap Menjadi Pasar Malam



Foto Pantai Losari Saat baru Direnovasi :)

Bagi masyarakat sulawesi selatan, khusunya makassar ini mungkin sudah fenomena yang biasa... Pantai Losari yang dulunya dikenal  memiliki pedagang kaki lima terpanjang di indonesia kini telah berubah total.. para pedagang kaki lima sekarang sudah tidak bisa mangkal di daerah tsb. ini dikarenakan pemerintah menggusur mereka.. atau membebani mereka dengan pajak yang sangat tinggi. tapi tetap saja setelah pemerintah menggusur para pedagang kaki lima teresbut suatu fenomena lain muncul.. bukannya yang muncul pedangan kaki lima yang menuntut balas tapi berubah menjadi pasar malam, pengemis dan pengamen mewarnai daerah tersebut.


Foto Pantai Losari Sekarang :(

bukannya suasana yang aman tentram yang didapatkan jika berkunjung ke pantai Losari saat ini banyak sekali gelandangan yang memanfaatkan tempat tersebut sebagai sarana peristirahatan, pengamen yang banyak n rewel 2 :) minta duit .. he3x  juga mewarnai daerah tsb.

selain itu biaya parkir di pantai losari melonjak naik. biasax klo ditempat lain di makassar cuma bayar Rp.1000 untuk sepeda motor. klo dipantai losari bisa sampe Rp.2000,- selain itu petugas parkirnya juga tidak memberi bukti pembayaran karcisx,  trz parkirx berlaku 24 jam non stop  .. wah Pantai Losari bisa jadi ajang untuk cari penghasilan buat para tukang parkir.

mungkin ini bisa jadi pertimbangan bagi pemkot makassar /Ariel fotografer : Herdian

Selasa, 19 Agustus 2008

NGABUBURIT, NGABISIN WAKTU DENGAN NGELUARIN SEDIKIT DUIT di MAKASSAR




Ketika Ramadhan tiba, maka umat muslim wajib melaksanakan puasa selama 30 hari. Ritual puasa yang dilaksanakan mulai dari terbit hingga terbenamnya matahari memerlukan waktu yang panjang. Menghabiskan waktu atau istilahnya ngabuburit sering dilakukan untuk menunggu waktu berbuka.


Makassar sebagai kota metropolitan memiliki berbagai alternatif tempat ngabuburit yang sesuai bagi segala usia. Tempat-tempat ini memiliki warna dan corak yang berbeda, sehingga sensasi yang ditimbulkannya pun akan jauh berbeda antara tempat yang satu dengan yang lain. Penasaran ? Berikut uraian singkatnya yang dapat menjadi gambaran Anda sebelum memilih salah satu diantaranya.



PANTAI LOSARI




Sepanjang Jalan Penghibur Makassar



Pantai yang menjadi landmark Kota Makassar ini sering diidentikkan sebagai tempat tujuan utama untuk menghabiskan waktu. Pantai yang berada di sepanjang jalan penghibur ini menawarkan suasana dan pemandangan alam yang pastinya dijamin membuat Anda kagum. Anjungan yang merupakan jantung dari pantai ini memberikan berbagai fasilitas yang dapat Anda gunakan bila ingin bersantai.


Banyak aktivitas yang dapat Anda lakukan sambil menunggu waktu berbuka. Mulai dari hanya duduk santai di tembok pembatas pantai sambil menikmati anging mammiri hingga berlari-lari kecil di sepanjang pantai. Aktivitas ini tidak perlu mengeluarkan dana dan dapat Anda lakukan kapanpun dan bersama siapapun.



MASJID AL MARKAZ AL ISLAMI




Jalan Mesjid Raya


Siapa bilang masjid tidak bisa menjadi salah satu alternatif tempat untuk menunggu waktu berbuka? Malahan masjid bisa menjadi tempat terbaik, karena Anda dapat menunggu waktu berbuka sambil beribadah untuk lebih mendekatkan diri kepada Sang Khalik. Masjid Al Markaz Al Islami sebagai salah satu masjid terbesar yang menjadi kebanggaan warga Makassar tak pelak menjadi sangat ramai ketika Ramadhan tiba.


Masjid yang berada di jalan Mesjid Raya ini menjadi tujuan bukan hanya bagi anak muda tetapi hingga kakek nenek. Masjid ini memberikan fasilitas layaknya sebuah public space, seperti pekarangan yang luas dan rindangnya berbagai jenis pohon yang dapat Anda gunakan untuk beristirahat. Selain itu, arena permainan bagi anak kecil dan aula yang berada di lantai dasar menjadi fasilitas pendukung dari masjid ini. Yang unik dari masjid ini adalah suasana sekitar masjid yang mirip sebuah pasar kaget ketika Ramadhan tiba. Di tempat ini Anda dapat menemukan mulai dari makanan hingga kaset bajakan. Selain itu, masjid ini memberikan makanan berbuka yang dibagikan gratis kepada seluruh jamaah setiap harinya.



STARBOOK CAFÉ


Jl. Bougenville C II/ 31 Telp. (0411) 5281112




Membaca buku-buku bermutu sambil menunggu waktu berdetak merupakan salah satu kegiatan yang paling asyik di bulan Ramadhan. Aktivitas ini sangat cocok bagi Anda yang tidak ingin melewatkan waktu dengan melakukan hal-hal yang berkaitan dengan fisik, mengingat tenaga dan stamina yang fit sangat dibutuhkan untuk berpuasa. Menambah pengetahuan adalah nilai tambah yang dimiliki oleh aktivitas yang tergolong murah ini.


Starbook Café sebagai salah satu kafe buku yang menjadi rujukan hang out place anak muda ini memberikan berbagai tawaran menarik bagi Anda seorang pecinta buku. Mulai dari novel remaja hingga sastra klasik. Tidak hanya koleksi bukunya yang terbilang lengkap, tetapi suasana yang ditawarkan pun berbeda dengan kafe buku yang lain. Dengan dua pilihan kenyamanan membaca, yakni lesehan dan menggunakan kursi, dijamin kebosanan Anda akan segera teratasi dengan penjelajahan dunia melalui buku.



SQUIRREL GAME HOUSE


Jl. Tupai no. 72 Telp. 0411-852308


Berolahraga otak alias main game merupakan kegiatan yang paling rutin dilakukan untuk menunggu waktu berbuka. Alangkah membosankannya ketika Anda bermain game hanya seorang diri di rumah, oleh karenanya langkahkan kaki Anda ke Squirrel Game House untuk mendapatkan suasana bermain game layaknya di “pasar”.




Rental game yang berkonsep Game House ini memiliki 15 unit PS2 dan 1 unit XBox dan dilengkapi dengan seluruh televisi layar datar yang pastinya akan mampu memenuhi ketagihan Anda terhadap game. Dengan biaya mulai dari Rp.3000-Rp.7500 per jam, Anda akan merasakan sensasi ketagihan terhadap game. Punggung yang panas akibat duduk selama berjam-jam di depan televisi tidak akan Anda rasakan karena seluruh ruangan permainan di Squirrel dilengkapi dengan sofa.


Berdiri selama 8 tahun, menjadikan game house yang memberikan minuman gratis kepada para pengunjungnya yang bermain minimal 3 jam ini telah dikenal hingga ke seluruh pelosok Kota Makassar. Tertarik untuk ngabuburit di tempat ini ? Silahkan datang dan coba rasakan sensasi ketagihannya. Le2 Makassar Terkini

Jumat, 15 Agustus 2008

Download Foto-foto Makassar Zaman Dulu

berikut ini foto-foto makassar zaman dulu..


De Javasche Bank te Makassar 1920


BANTIMURUNG 1830


Drie vrouwen en een man uit Makassar 1900



De kust te Makassar 1920


1940


BOLEVAR MKSR1920


Celebesmuseum te Makassar



updatex ada disni ya :

 http://southcelebes.wordpress.com/2008/09/10/download-foto-foto-makassar-zaman-dulu-ii/

Rabu, 13 Agustus 2008

TAMAN KOTA, WISATA ALTERNATIF MURAH MERIAH DI MAKASSAR





Berwisata sambil menghabiskan waktu liburan tidak harus keluar Kota Makassar. Di kota anging mammiri ini sendiri terdapat berbagai objek wisata yang menawarkan sejuta fasilitas. Mulai dari wisata pantai, wisata budaya dan sejarah hingga wisata taman.



Pembangunan tiada henti yang seakan berburu dengan laju perekonomian meninggalkan jejak modernitas yang akan sangat mudah ditemui di segala titik strategis di kota ini. Gedung-gedung bertingkat berdiri angkuh menunjukkan keperkasaannya masing-masing dalam mencakar langit.


Area hijau kini makin sempit tergusur para pencakar langit. Disela-sela keangkuhan itu masih tersimpan titik-titik hijau mungil yang menyimpan senyum penghijauan. Mereka adalah taman-taman kota yang tetap terpelihara walaupun hingga kini belum memiliki sisi komersil.


Kelayakan taman kota untuk dijadikan sebagai salah satu objek wisata sudah tidak diragukan lagi. Jumlah taman yang ada di Kota Makassar menurut data UPTD Pengelolaan Lapangan Dan Taman Kota Makassar adalah sebanyak 28 buah, baik yang masih terurus hingga kini maupun yang sudah tidak terurus lagi. Keseluruhan taman ini tersebar di empat arah mata angin kota. Sebagian besar taman ini memiliki daya tarik sebagai tempat berwisata.


Seperti halnya objek wisata lain, taman-taman di Kota Makassar telah menjelma menjadi public space karena sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas penghibur bagi masyarakat. Mulai dari sarana permainan bagi anak-anak, sarana olahraga hingga baruga sebagai rumah singgah.


Taman Hasanuddin misalnya. Taman yang terletak diantara jalan Lamadukelleng dan jalan Sultan Hasanuddin ini memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Tersedia tempat bagi masyarakat yang mencintai olahraga jogging dan bersepeda. Selain itu, taman yang memiliki kolam air tugu buku ini juga dilengkapi dengan sarana permainan bagi anak kecil. Terdapat ayunan, luncuran, jungkat-jungkit, dan titian tangga yang pasti akan sangat digemari oleh anak kecil. Jika Anda tertarik untuk berwisata di taman yang dibangun pada tahun 1991 ini, Anda tidak perlu khawatir untuk mencari tempat beristirahat karena selain terdapat bangku panjang, taman ini pun telah dilengkapi dengan gazebo dan baruga rumah singgah.




Lain lagi dengan Taman Refleksi Emmy Saelan. Taman yang terletak di perempatan antara jalan Tamalate, jalan Adiyaksa dan jalan Hertasning ini berada di pinggir lapangan yang menjadi pusat segala aktivitas olahraga masyarakat sekitar. Tidak hanya itu saja, taman yang tetap terjaga kebersihannya ini melengkapi diri dengan berbagai fasilitas penunjang. Bangku taman, ayunan, luncuran, jungkat-jungkit dan titian tangga menjadi daya tarik tersendiri.


Bukan hanya arena permainan bagi anak-anak dan sarana olahraga yang menjadi nilai tambah di taman-taman Kota Makassar. Tapi berbagai tugu dan patung yang menjadi icon dari tiap taman pun berdiri tegak menunjukkan identitas. Di Taman Maccini dibangun tugu Wolter Monginsidi sedangkan patung gajah dan buaya berdiri tegak menjadi penyambut pengunjung di Taman Safari. Tugu jam berada di Taman Pualam dan tugu patung ayam menjadi identitas Taman Ayam Daya. Tugu batas kota yang menjadi pemisah tersendiri antara Kota Makassar dan Kabupaten Gowa berada di Taman Mallengkeri. Tugu tentara pelajar berada di Taman Slamet Riyadi, tugu Macan berada di Taman Macan dan tugu sultan hasanuddin tidak hanya menjadi identitas Taman Benteng I tapi juga menjadi salah satu landmark Makassar.


Menyoal tentang penghijauan, di berbagai taman dapat ditemui berjenis-jenis pohon yang menjadi pelindung setiap pengunjung. Palem raja, glondongan tiang, ekor tupai, angsana, serut, cemara, johar, tawaan, hanjuang, agave, beringin, akasia., kelapa, walisongo dan bamboo gading adalah beberapa jenis pohon dan tanaman yang menjadi penghijau taman.


Walaupun saat ini telah ada beberapa taman yang berubah fungsi atau bahkan hilang tergusur laju pembangunan, tetapi keberadaannya tidak dapat dipandang sebelah mata. Taman-taman Kota Makassar tidak hanya layak dijadikan sebagai titik start penghijauan tetapi juga menjadi tempat wisata alternatif murah meriah bagi Anda dan keluarga. Le2/



INBOX :


Untuk makin memperkaya wawasan Anda mengenai taman-taman di Kota Makassar dan menjadi petunjuk bagi Anda dan keluarga, berikut kami sajikan daftar-daftar taman berdasarkan data dari UPTD Pengelolaan Lapangan Dan Taman Kota Makassar.
























































































































































NAMA TAMAN



ALAMAT



LUAS (m2)



Taman Macan



Jl. Balaikota



11.000



Taman Slamet Riyadi



Jl. Slamet Riyadi



1.535



Taman Benteng



Jl. Ujung Pandang



3.160



Taman Kantor Balaikota



Jl. Jend. Ahmad Yani



7.990



Taman Pattimura



Jl. Pattimura



2.350



Taman Hasanuddin



Jl. Sultan Hasanuddin



6.510



Taman Safari/ Pantai Laguna *



Jl. Penghibur



3.200



Taman Pualam/ Losari *



Jl. Somba Opu



960



Taman Nusakambangan



Jl. Nusakambangan



360



Taman Ade Irma Suryani



Jl. Ade Irma Suryani



600



Taman Maccini



Jl. Mesjid Raya – Jl. Gunung Bawakaraeng



2.450



Taman Kerung-Kerung



Jl. Kerung-Kerung



616



Taman Monumen Korban 40.000 Jiwa



Jl. Korban 40.000 jiwa



4.610



Taman Kakatua



Jl. Dr. Ratulangi – Jl. Kakatua



1.230



Taman Kumala



Jl. Kumala



150



Taman Tello Baru



Jl. Urip Sumoharjo



2.304



Taman Sudiang **



Jl. Perintis Kemerdekaan



2.800



Taman Ayam Daya



Jl. Perintis Kemerdekaan



3.650



Taman KIK Daya



Jl. Perintis Kemerdekaan



180



Taman Keuangan



Jl. Urip Sumoharjo



1.700



Taman Pantai Gapura



Jl. Pasar Ikan



289



Taman Karunrung



Jl. Karunrung – Jl. Arief Rate



3.430



Taman Rumah Jabatan Walikota



Jl. Ujung Pandang



1.700



Taman Perbatasan Malengkeri



Jl. Sultan Alauddin



300



Taman Al Markaz



Jl. Mesjid Raya



240



Taman Kompleks IKIP



Jl. Pendidikan Raya



1.650



Taman Emmy Saelan



Jl. Hertasning



1.189



Taman Al Gazali



Jl. Perintis Kemerdekaan



1.800




* Telah berubah fungsi


** Telah hilang

Selasa, 12 Agustus 2008

Gunung Erotik di Kabupaten Enrekang.


Kabupaten Enrekang merupakan salah satu alternatif daerah yang sebaiknya Anda kunjungi jika sedang berada di Sulawesi Selatan. Berbagai objek wisata alam dapat Anda nikmati saat melintasi daerah ini. Salah satunya keindahan Gunung Buttu Kabobong. Gunung ini terkenal karena bentuknya yang unik,yakni menyerupai kelamin manusia. Gunung ini juga kerap disebut sebagai Gunung Nona.
Kabupaten yang terletak pada kilometer 196 dan kilometer 281 dari kota Makassar berbatasan langsung dengan Kabupaten Tana Toraja pada sebelah utara,sebelah timur Kabupaten Luwu, sebelah selatan Kabupaten Sidrap dan sebelah barat Kabupaten Pinrang ini, menawarkan sebuah landscape cantik nan menakjubkan,yakni pegunungan yang sejuk dan pepohonan rindang yang tumbuh di kiri-kanan jalan, lembah berjejer yang membingkai kemegahan alam yang mana kesemuanya itu merupakan buah karya dari Sang Pencipta alam raya ini. Diantara pebukitan di Enrekang, terdapat satu gugusan lereng yang memiliki keunikan tersendiri yang oleh warga sekitar dinamai Buttu Kabobong.


Buttu berarti gunung sedangkan Kabobong berarti alat vital wanita. Masyarakat setempat,memberi julukan Buttu Kabobong sebagai gunung erotis, karena bila dilihat sekilas bentuknya memang tidak terlalu nampak. Tapi, bila diperhatikan dengan lebih seksama, barulah bentuk yang dimaksud itu akan tergambar lebih jelas. Buttu kabobong merupakan daerah dataran tinggi yang berada di desa Bambapuang, Kecamatan Anggeraja.
Kepengatan yang Anda alami saat melewati jalan menanjak dan berkelok-kelok kala melintasi daerah Enrekang, akan terasa hilang disaat anda menyempatkan diri singah sejenak beristirahat di warung mendate dan warung resting diseputaran gunung Buttu Kabobong,sambil menikmati nuansa alam yang indah dengan hembusan angin sejuk segar khas dari daerah yang juga dikenal sebagai penghasil buah Salak dan kentang.

Gunung Buttu Kabobong menjadi salah satu daya tarik obyek wisata yang dimiliki oleh Kabupaten Enrekang,dan bagi Anda yang berminat untuk mampir sejenak sambil beristirahat diseputaran Buttu Kabobong, tersedia fasilitas penginapan yang dapat Anda pilih sesuai selera, diantaranya Bukit kenangan dan Bukit Indah.
Lokasi gunung Buttu Kabobong dapat ditempuh dengan jarak sekitar 16 km dari kota Enrekang arah utara menuju Tana Toraja. Iklim diseputaran pegunungan ini sangat dingin, kebanyakan tourist yang menuju Tana Toraja berhenti sejenak dibeberapa warung dan penginapan yang ada disekitar gunung Buttu Kabobong, hanya untuk menikmati pemandangan area pegunungan dan suguhan kopi Kotu atau penganan kue tradisional khas Masserengpulu dep’pa tetekan atau masyarakat Toraja biasa menyebutnya dep’pa Tori, kue yang terbuat dari tepung beras dicampur gula merah.
Saat ini Obyek wisata alam menjadi fenomena baru dalam dunia pariwisata kita (back to Natural), termasuk legenda-legenda jaman dahulu yang dipercaya dapat menjadi potensi wisata yang menarik untuk dikunjungi,seperti pegunungan Tangkuban Perahu di Jawa Barat, sebongkah batu dipinggir pantai berwujud manusia sebagai sosok Malin Kundang di Padang, Sumatera Barat. Batu besar berbentuk kemaluan laki-laki dan batu berbentuk kemaluan perempuan di Kepulauan Riau, juga Gunung Buttu Kabobong yang ada di Enrekang, Sulawesi Selatan yang menyerupai kemaluan perempuan. yuL (dari berbagai sumber)