Hasil Pencarian

Pencarian

Jumat, 13 Februari 2009

PESONA PARIWISATA KABUPATEN GOWA

SELAYANG PANDANG KABUPATEN GOWA


Kabupaten Gowa merupakan salah satu bekas kerajaan maritim terbesar di Indonesia, daerah kekuasaannya bahkan sampai ke Madagaskar. Kerjasama dan bantuan yang diberikan kepada kerajaan Mataram dan Sriwijaya, merupakan bukti kebesaran kerajaan gowa dizamannya. Wilayah kabupaten gowa terbagi atas 18 kecamatan, 115 desa dan 36 kelurahan dengan luas sekitar 1.833,33 km2. sebagian besar wilayah kabupaten gowa merupakan dataran tinggi 80,17 % dan luas dataran rendah 19,83 %. Sungguminasa sebagai ibukota kabupaten gowa terletak di kecamatan somba opu berjarak 10 km dari kota metro makassar sebagai ibukota provinsi sulawesi selatan.



PERKEBUNAN TEH




Perkebunan the berlokasi di desa Bulutana yang berjarak ±9 km dari kota malino dengan ketinggian 1600 meter dari permukaan laut. Teh hijau merupakan salah satu andalan ekspor kabupaten gowa. Perkebunan the ini mempunyai pemandangan yang indah serta menyejukkan mata untuk dipandang dan udara yang sangat sejuk, pengunjung dapat berolahraga sepeda gunung bersama keluarga. Tanaman the yang ada disana adalah jenis the hijau dan the hitam, hasil produksinya 80% di ekspor ke Jepang dan sisanya untuk konsumsi dalam negeri.



PERKEBUNAN BUAH MARKISA


Perkebunan buah markisa terletak didesa “kanreapia” yang berjarak ±9 km dari ibukota kecamatan malino. Buah markisa yang dihasilkan diolah menjadi minuman segar yang bermutu tinggi dan mempunyai ciri khas rasa yang berbeda dengan markisa dari daerah lain. Perkebunan markisa ini mempunyai pemandangan yang indah serta udara yang sangat sejuk, pengunjung dapat mencicipi buah markisa sebelum diolah menjadi minuman segar.



MAKAM SULTAN HASANUDDIN


Sultan Hasanuddin (1629-1670) Raja gowa yang mengabdikan seluruh hayatnya untuk berjuang melawan penjajah Belanda. Makam Sultan Hasanuddin berada diatas bukit “kale gowa” kelurahan katangka, kecamatan Somba Opu, di kompleks makam raja-raja gowa. Tidak jauh dari makam tersebut terdapat sebongkah batu yang disebut batu “pallantikang” (Takabassia) sebagai tempat pelantikan/penobatan raja-raja gowa, dan di batu tersebut merupakan awal kemunculan seorang perempuan yang turun dari langit (kayangan) dan menjadi raja gowa pertama yang disebut (Tumanurung Bainea) setelah masa kerajaan Gowa purba.



MAKAM ARUNG PALAKKA


Arung palakka adalah seorang raja yang memerintah kerajaan bone pada masa pemerintahan sultan hasanuddin sebagai raja gowa, dalam kawasan makam kuno lainnya salah satu diantaranya adalah makam karaeng pattingaloang beliau merupakan raja gowa yang sangat terkenal sebagai tokoh cendikiawan pada masanya. Lokasi kawasan ini terletak sekitar 200 meter dari jalan poros Makassar-sungguminasa melewati batas gerbang kota kearah kiri.



OBJEK WISATA TIRTA DAM BILI-BILI


Dam bili-bili terletak di kelurahan Bonto Parang , kecamatan parang loe, sekitar 25 km dari kota sungguminasa ibukota kabupaten gowa. Dam bili-bili dibangun sebagai bendungan serbaguna yang berfungsi sebagai irigasi pertanian dan pembangkit sumber daya listrik. dam bili-bili berfungsi juga sebagai objek wisata yang dapat diandalkan di kabupaten gowa, dengan panoramanya yang indah serta sarana rekreasi yang sudah tersedia, para pengunjung dapat menikmati wisata minat khusus, misalnya memancing, dan olahraga air lainnya. Ditempat ini pula kita dapat disuguhi makanan tradisional berupa ikan bakar yang dapat dinikmati bersama keluarga.



BENTENG SOMBA OPU


Benteng somba opu yang dibangun oleh raja gowa ke IX Dg Matanre Tumapparisi Kallonna pada abad XIV (1550 – 1650) yang merupakan pusat kerajaan gowa dan salah satu kota Bandar terbesar di Asia Tenggara pada masanya. Benteng somba opu merupakan peninggalan sejarah dari kerajaan perkasa masa lalu di Sulawesi Selatan. Sekarang kawasan benteng somba opu dijadikan pusat budaya miniatur dan telah dibangun berbagai rumah adat tradisional dari semua suku/etnis bangsa yang ada di sulawesi selatan dimana setiap rumah adat menggambarkan budaya masing-masing.



AIR TERJUN TAKAPALA


Air Terjun Takapala terletak di Desa Bulu’ Tana, kecamatan tinggi moncong, kurang lebih 6 km dari kota malino Ibukota kecamatan, 68 km dari kota sungguminasa. Air terjun ini berketinggian 109 meter, nikmati keindahan panorama alam yang masih asli serta udaranya yang sejuk. Untuk mencapai air terjun tersebut pengunjung harus berjalan kaki menuruni 1000 anak tangga.



AIR TERJUN KETEMU JODOH


Letak lokasi air terjun ini bersebelahan dengan air terjun takapala di bonto te’ne kelurahan bulutana, tempatnya hanya dipisahkan oleh ruas jalan yang menuju kedesa Majannang kecamatan parigi. Air terjun ini oleh masyarakat dipercaya dapat memberikan kemudahan bagi setiap orang yang datang untuk bermandi sembari berniat untuk mendapatkan jodoh dalam mengarungi bahtera rumah tangga.



HUTAN WISATA MALINO




Hutan wisata Malino dapat ditempuh ± 2 jam dari kota sungguminasa ±76 km, suhu di daerah ini cukup dingin karena berada diketinggian, selain itu juga banyak menghasilkan buah dan sayur-sayuran yang tumbuh dilereng gunung sekitar kota malino. Salah satu gunung yang dapat menjadi objek wisata adalah gunung bawakaraeng di mana gunung ini dianggap suci bagi sekelompok orang. tak jauh dari kota malino terdapat hutan wisata yang merupakan salah satu objek wisata untuk bersantai dan menghirup udara segar di bawah kerindangan pohon pinus dan tempat ini juga merupakan tempat perkemahan remaja yang telah dilengkapi dengan beberapa sarana permainan.



MESJID TUA KATANGKA


Mesjid tua katangka terletak di desa katangka kecamatan somba opu sekitar ± 500 meter dari lokasi kompleks makam syekh yusuf ke arah timur. Mesjid ini merupakan mesjid tertua di Sulawesi selatan, dibangun pada masa pemerintahan raja gowa ke XIV Sultan Alauddin pada tahun 1603, dalam area kawasan Masjid tua ini terdapat beberapa makam kuno raja gowa, beberapa pembesar kerajaan serta para keturunan bangsawan –bangsawan Gowa.



KOMPLEKS MAKAM SYEKH YUSUF


Syekh Yusuf adalah seorang ulama besar yang pernah dimiliki kerajaan gowa, keharuman, namanya serta perjuangannya di kenal di Indonesia bahkan dunia. Syekh yusuf yang bergelar Tuanta salamaka menjadi bagian sejarah dari kerajaan banten dan negara afrika selatan, beliau sangat dihormati sampai sekarang makamnya menjadi tempat ziarah yang ramai dikunjungi oleh masyarakat dari berbagai daerah. Kepercayaan masyarakat bahwa setiap orang yang berdoa memohon sesuatu kepada-NYA di makam Syekh Yusuf akan dikabulkan doanya oleh yang Maha Kuasa. Dikompleks makam ini terdapat pula makam dari pengikut-pengikut setianya, letaknya di Lakiung katangka kecamatan somba opu sekitar ±500 meter dari gerbang batas kota kabupaten gowa dari makassar kearah timur.



KOMPLEKS ISTANA BALLA LOMPOA




Museum ini adalah salah satu rekonstruksi untuk istana tua kerajaan gowa, dalam susunan kayu yang telah dibangun tahun 1936, dan telah direstorasi pada tahun 1978-1980, museum ini berisi benda-benda kebesaran peninggalan sejarah kerajaan gowa seperti mahkota kerajaan, berbagai manuskrip, sejata sakti, pakaian adat, dan berbagai koleksi alat-alat, perlengkapan upacara adat kerajaan. Disamping kanan museum telah dibangun rumah adat tamalate dimaksudkan untuk mewujudkan kembali bentuk istana tamalate yang pernah dibuat pada masa kejayaan kerajaan gowa abad ke XV dengan tujuan untuk mengangkat budaya bangsa melalui pengembangan pembangunan yang kontekstual.


18 komentar:

  1. trims u info daerah2 wisata gowa. Ada bbrp t4 yg disebutkan msh asing u sy. Jd tmbh ilmu d

    BalasHapus
  2. Wah...bagus-bagus semua dan emang benar malino tuh indah banget....
    saya sering ke malino tuk praktek. Hmmm....mau ngasih tambahan nih, selain hal diatas, malino juga punya potensi holtikultura (pertanian) yang bagus lho....Tanaman kentang, wortel, kubis, strowbery....banyak deh.

    BalasHapus
  3. indaah skli pemandangan yg ada di malino, tempat wisatanya semua bagus, dan sejuk. Apalagi klw di kebun teh sejuk banget............

    BalasHapus
  4. Seperti apa yah di.Malino? jadi pengen ke.Sana,saya blm prnah ke.Sana lho...!

    BalasHapus
  5. Thanks taz infonxa

    so lam kenal aja

    BalasHapus
  6. Waaahh,,, kren skali,jadi pengen pang kampung,tapi add juga dunk foto2nya skul SMA 1 hutan pinus,,,

    BalasHapus
  7. Malino... kota kecil yg keren... Rindu mau kesana lagi... Malino i miss u...

    BalasHapus
  8. malino.....tuch tempat indah bangat......gunungnya di penuhi dengan pohon pinus.....kebun teh....kebun markisa.....serta lahan pertanian lainnya yang sangat terkenal........cerita tentang malino .....q jadi pengen kesana lagi nich.....kangen.....bagi teman - teman yang baca ini ......rugi lho klo ga kesana......apalagi yang suka mendaki ....itu tempat paling pas untuk acara berkemah atau kemping.........akhir kata......salam semua buat teman - teman yang suka traveling.........I love Gowa.....

    BalasHapus
  9. tena na kussiri' siri' jari taurungkana butta gowa...manna mamo bella lampangku...ku u'rangi tongi ntu naung butta kalassukangku...haha

    gowa memang andalan...

    BalasHapus
  10. I Love Sungguminasa

    BalasHapus
  11. dari dulu kota malino memang indah,sejuk....punya bnyk kenangan disana.. my lovely malino

    BalasHapus
  12. dari dulu kota malino memang indah,sejuk....punya bnyk kenangan disana.. my lovely malino...klu ada rezki pingin punya rumah disana..

    BalasHapus
  13. dirgahayu kab.gowa
    semoga tetap sukses
    EWAKO

    BalasHapus
  14. saya terakhir ke Malino tahun 1990, sebelum merantau ke Jakarta emang Malino kereeeeennnnn ....

    BalasHapus
  15. aku ska bnget sma yg nmax ,,kab.Gowa ,,apalagi malino ohh tmpat wisata yg bagus banget,,,, kpan2 aku kegowa dehh skalian ke malino////

    salam dri aku fyall..anak balikpapan,,salam gowa?

    BalasHapus
  16. aq bangga jadi orang gowa,ewako gowa

    BalasHapus
  17. weh..... merinding jadinya begitu tau sejarah Gowa yang sebenarnya. walaupun skarang sy ngga tinggal di Sulawesi, tapi saya bangga jadi anak Makassar utamanya anak Gowa. Ewako Gowa

    BalasHapus
  18. kira2 sewa pnginapan disana Brapa Bro???
    ada Rencana Nich Mw Kesana Rombongn,
    Infonya Kmi Tunggu, thanks Before...

    BalasHapus