Hasil Pencarian

Pencarian

Rabu, 27 Agustus 2008

Kodingareng Sebagai Syarat Kedua Puluh


Liburan telah usai namun tak ada salahnya jika Anda menambah liburan dengan berwisata di pulau Kodingareng. Kemilau pasir putih, warna-warni terumbu karang serta kepakan sayap burung bangau dapat Anda nikmati di pulau ini.


Terdapat banyak gugusan pulau yang menjadi potensi wisata bahari di Makassar, sebut saja, di sekitar Selat Makassar yaitu pada bagian barat Sulawesi, terdapat sekitar 120 pulau kecil yang disebut wilayah dangkalan Spermonde (Spermonde Shelf) yang membentang dari perairan Pangkajene Kepulauan (Pangkep) hingga Selayar. Dari 120 pulau kecil ini, 11 diantaranya menjadi sasaran pengembangan wisata pulau. Kesebelas pulau ini, diklafikasikan lagi menjadi dua yaitu wisata bahari Internasional (Lanjukang, Lae-Lae, Samalona) dan wisata bahari daerah (Kayangan, Kodingareng, Barrang Caddi, Barrang Lompo, Bonetembung, Lumu-Lumu, Kodingareng Keke, Langkai).


Secara umum, luas pulau-pulau tersebut 3 hektare-48 hektare dan berjarak antara 3 mil hingga 18 mil dari pesisir pantai Makassar dan dapat ditempuh dalam waktu 15 menit hingga 4 jam dengan menggunakan speed boat atau perahu bermotor.


Tarif speed boat tentu lebih mahal dua hingga tiga kali lipat daripada perahu kayu. Untuk mencapai pulau-pulau tersebut terdapat tiga dermaga penyeberangan di pesisir Kota Makassar, yaitu Dermaga Pulau Kayangan, Dermaga Persatuan Olahraga Perahu Motor dan Ski Air (POPSA), serta Dermaga Tumbak Kayu Bangkoa.



Kali ini, jalan-jalan akan mengajak Anda ke sebuah pulau yang berjarak 15,05 km dari darat, perjalanan dimulai dari Dermaga Tumbak Kayu Bangkoa yang diapit oleh Hotel Pantai Gapura dan Hotel Makassar Golden. Dengan tarif Rp. 7500 dan dengan perjalanan selama satu seperempat jam, Anda akan dibawa ke Pulau Kodingareng. Penyeberangan ini hanya sekali dalam sehari yaitu pada pukul 11.00 karena dikhawatirkan ombak yang besar diatas pukul 12.00 siang.


Kodingareng berasal dari dua suku kata yaitu Koding yang berarti dua puluh dan Ngareng yang berarti syarat jadi Kodingareng adalah syarat yang kedua puluh. Dahulu kala, pedagang yang berasal dari Gowa dan Bugis Makassar mesti mengambil air dari bungung lompo (sumur besar) yang ada di pulau ini sebelum para pedagang tadi keluar dari kota Makassar dan ini sudah menjadi ketentuan atau syarat yang mesti dipenuhi. Dari legenda inilah, pulau dengan luas 48 Ha ini dinamakan pulau Kodingareng.


Dengan jumlah penduduk sebesar 4.351 jiwa dari 906 KK, pulau ini mengandalkan pasir putih dan terumbu karang yang menjadi potensi sumber daya alamnya. Dari potensi tersebut tak jarang pulau ini dijadikan tempat penelitian ataupun lokasi tujuan pemberdayaan masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari pembangunan bengkel mesin perahu, penyulingan air bersih, penuntasan buta aksara serta hal lainnya yang telah memberikan kemudahan serta peningkatan bagi warga Kodingareng.


Kerukunan serta kekompakan masyarakat Kodingareng dapat dilihat dari kemenangan tim sepak bola Kodingareng melawan tim dari pulau lainnya dalam kejuaran sepak bola Spermonde. Ini merupakan awal yang baik dalam menyambut hari kemerdekaan yang selalu ramai dihiasi oleh kegiatan-kegiatan seperti panjat pinang, balap karung, lomba kelereng atau kegiatan lainnya yang merupakan swadaya dari masyarakat.



Selain Kodingareng Lompo, terdapat satu pulau yang berjarak 6,8 km dari Makassar atau sekitar 40 menit perjalanan. Pulau Kodingareng Keke yang masih menjadi bagian dari pulau Kodingareng, telah sepenuhnya dikembangkan sebagai objek wisata pulau.


Panorama taman laut yang dihiasi oleh terumbu karang dan b



eragam jenis ikan merupakan daya tarik bagi pengunjung untuk menyelam atau sekedar memancing di pulau dengan luas 1000 m2 ini. Bagi Anda yang hanya ingin duduk bersantai di tepi pantai, pasir putih bisa menjadi alas hangat dan burung bangau sebagai teman dalam menikmati terbenamnya sang surya.


Di Pulau mungil ini terdapat Dolphin Resort yang menyediakan 4 cottage, masing-masing 2 kamar yang bisa disewa. Namun, untuk bisa kesana, Anda Anda harus menyewa kapal nelayan kecil yang mudah didapatkan dengan tarif Rp. 300.000,pulang pergi, atau bila Anda berniat untuk menginap, Dolphin Resort menyediakan transportasi jika sebelumnya Anda memberitahu kedatangan Anda.


Melihat potensi yang dimiliki oleh kedua pulau ini, Abbas Makkita selaku lurah Kodingareng berharap kedepannya akan lebih banyak lagi peningkatan yang terjadi di pulau ini khususnya bidang pariwisata. buN

1 komentar:

  1. kawan, aku nyari data ttg jumlah pengunjung taman wisata bahari dimakassar. buat T.A.ku. klo km ada tau, tolong bantuin ya di mailku. setozone@yahoo.com.
    khususnya ttg Pulau Kayangan. thanks b4

    BalasHapus